Sabtu, 25 Desember 2010

bunda

Dalam setiap irama tubuhmu kau selalu menyapa
Dalam kepenatan yang tak pernah terbisikkan kau selalu mendekap
Dalam kerinduan yang sangat kau tak pernah ingin lepas dariku

Usiaku kini telah berubah
Aku bukan lagi balita kecil
Kaulah yang telah membentuk jiwa mentah ini
Kaulah yang telah mengelola emosi labil ini
menjadi lokomotif kemajuan
Kaulah yang selalu memberiku keberuntungan
dengan nasihatmu kala malam telah larut
dan gerbang mimpi siap menghampiriku


Kala yang lain terlelap
Kutahu kau tak pernah terlena
Pikiran, hati, jiwa, dan emosiku selalu bekerja demi masa depanku
Kau selalu berpacu dengan waktu
Karena kau yakin, tanpa itu bisa jadi
aku terlindas oleh jaman yang semakin keras

Kaulah pengantar luasnya pengetahuanku
Kala wadah kosa kataku hanya bagai tetesan air
Kaulah yang memenuhinya hingga menjadi sebuah lautan
Kaulah bintang berkilauku
Yang tak akan pernah terlupakan
oleh rangkaian huruf cahaya sejarah peradaban manusia

Andai aku bisa, bunda
Kan kubalas segenap cinta dan kasihmu
Andai aku mampu, bunda
Kan kupersembahkan seterang kilauanmu,
sehangat dekapanmu, setulus kasihmu,
dan sebijak nasihatmu

Kutahu, bunda
Tanganmu tak pernah lepas berharap untukku
dalam setiap do’a yang kau panjatkan
Kutahu bunda
Senyummu selalu menyapa dalam setiap kata cinta
yang keluar dari lisanmu
Kutahu bunda
Mata hatimu selalu terjaga dalam setiap derapku

Ya Allah
Kutengadahkan tanganku berharap
kau membahagiakannya sepertiku kini
Ya Rabbi
Kumemohon berilah bunda mimpi yang selalu indah
Ya Rabbul Izzati
Kuberharap padaMu anugerahkan bunda kecupan hangat
Seperti yang selalu ia berikan padaku saat aku terbangun di pagi hari
Ya Illahi
Sejahterakanlah bunda

Bunda, pelangi dan matahariku
Hari ini kuhaturkan dengan tulus padamu

Selasa, 21 Desember 2010

Ibu.....

Ibu …….
Kau begitu cantik, pesona mu anggun
Setia mu tiada tara
Nafas mu ada dalam diri ku
Detak jantung mu menyatu dalam sanubariku
Belaian mu lembut bagaikan sutra
Kesetian mu tiada tergantikan
Engkau selalu penuhi harapan ku
Cahaya hidup mu terang untuk ku
Pelita mu menyala bagi ku
Kehadiran mu memberikan semangat bagi kuhttp//rita-afia.blogspot.com
Ku rindu kasih dan belaian mu
Ingin ku gapai dalam pelukku
Kau hadir dalam setiap angan ku
Walupun tak dapat ku genggam
Cahaya kasih mu selalu kurindukan
Bantu aku dan berikan ketegaran dalam hidup ku selalu

Senin, 20 Desember 2010

I Am Nothing

Aku bukanlah siapa-siapa
Ketika malam mengunciku dalam kesunyian
Aku bukanlah siapa-siapa
Kala langit mendung tak berawan
Segala harapan yang tertinggal
Kubuang jauh dalam diam
Takkan lagi kusimpan
Takkan lagi kupendam
Aku memang bukanlah siapa-siapa
Karena aku bukanlah orang yang pandai merangkai kata
Tuk tunjukkan pada dunia akan makna rasa
Aku memang tak biasa tuk berbicara
Karena aku hanya ingin merasa
Aku sudah cukup bahagia
Dengan segala yang kupunya
Walau bagimu
Aku ini tiada
Karena aku bukanlah siapa-siapa

Salah Dia....

bukan salahku kalau harus pergi
bukan salahku kalau harus rela akan semuanya
bukan salahku kalau hati ini ingin tenang
bukan salahku kalau diri ini ingin tampak lebih hidup
tapi…
salah dia karena telah membuatku pergi
salah dia karena membuatku rela akan semuanya
salah dia karena membuatku hancur hingga hati ini hitam
salah dia karena membuat diri ini seperti boneka tanpa nyawa
salah dia…
semua salah dia…
karena dia terlalu takut
takut untuk mengatakan kenyataan
kenyataan bahwa dirinya telah bosan
kenyataan bahwa dirinya butuh hal nyata
kenyataan bahwa dirinya tidak pernah dan tidak akan pernah peduli
itu cukup..
cukup sakit…

Tenang........!!!Akan segera di urus

Sering di dalam berita kusaksikan
Para TKI disiksa majikannya
Mereka berteriak, “Tolong….Tolong kami….”
Tenang, akan segera diurus kata para pejabat
Sering di dalam berita kusaksikan
Para fakir dan gelandangan kelaparan
Mereka berteriak, “Tolong….Tolong kami….”
Tenang, akan segera diurus kata para pejabat

mama.....mama....mama

“ Mama… sepatu eza mana?”
“ Ma… sisirin rambut eza donk..”
"Ma..Suapin eza donk!!!
"Ma..Antarin Eza ke sekolah!!
“ Ma… uang jajan eza di tambahin yah. Hari ini Nina mau nomat.”

Aku jenuh

Jenuh…
Bagaikan dalam sangkar
Terdiam membisu tanpa suara
Dan tak bisa berbuat apa-apa
Robot….
Itulah yang kurasakan
hidup terikat dengan peraturan
ini tak boleh itu tak boleh
Ingin kulari ke hutan
dan teriak sekeras mungkin
Namun kutahu itu tak mungkin
Karena tidak ada hutan di kota ini
Ingin kubunuh tapi siapa
dan kenapa ku harus lakukan itu?