jangan memikirkan apa yang di lakukan orang lain ke kita akan tetapi pikirkan apa yang sudah kita lakukan utuk orang lain
Rabu, 08 Desember 2010
Minggu, 05 Desember 2010
sangkaku
sangkaku kau bnr2 menginginkanku........
sangkaku kau akan berat jika q akan pergi darimu
sangkaku kau akan memaafkan ketika ku cipta salah padamu
sangkaku kau juga merasa cinta seperti cintaku.....
sangkaku kau bs .....
sangkaku kau akan berat jika q akan pergi darimu
sangkaku kau akan memaafkan ketika ku cipta salah padamu
sangkaku kau juga merasa cinta seperti cintaku.....
sangkaku kau bs .....
Sabtu, 04 Desember 2010
hidup
apa sih hidup ?
apakah bernyawa ?
memiliki nyawa yang telah tercipta
apakah bernapas ?
menghirup oksigen (O2 ) dan mengeluarkan Karbon dioksida (CO2)
apakah berbicara ?
berbicara ketika diajak berbicara
apakah bergerak ?
melakukan gerakan - gerakan tubuh seperti berjalan, berbicara, tersenyum, tertawa, dan lain sebagainya.
apakah bereproduksi ?
bereproduksi menghasilkan keturunan, berregenerasi, menghasilkan barang - barang baru
apakah bermigrasi ?
berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain yang tidak berpenghuni
apakah berdiam ?
tidak melakukan gerakan apa pun
apakah bersosialisasi ?
hidup bersama-sama walaupun terdapat perbedaan
apakah bercerita ?
memberikan sejarah kehidupan masalalu kita
apakah mati itu hidup yang lebih baik ?
apakah........?
apakah.........?
apakah bernyawa ?
memiliki nyawa yang telah tercipta
apakah bernapas ?
menghirup oksigen (O2 ) dan mengeluarkan Karbon dioksida (CO2)
apakah berbicara ?
berbicara ketika diajak berbicara
apakah bergerak ?
melakukan gerakan - gerakan tubuh seperti berjalan, berbicara, tersenyum, tertawa, dan lain sebagainya.
apakah bereproduksi ?
bereproduksi menghasilkan keturunan, berregenerasi, menghasilkan barang - barang baru
apakah bermigrasi ?
berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain yang tidak berpenghuni
apakah berdiam ?
tidak melakukan gerakan apa pun
apakah bersosialisasi ?
hidup bersama-sama walaupun terdapat perbedaan
apakah bercerita ?
memberikan sejarah kehidupan masalalu kita
apakah mati itu hidup yang lebih baik ?
apakah........?
apakah.........?
lirik hidup
Hidup didunia tak semudah kata2, hidup didunia tak seindah nada2
Banyak aral rintangan menghadang didepan, banyak cobaan yang silih berganti
Memaksa kita untuk bertahan dan bersabar, terkadang membuat kita putus asa
Dalam menghadapi dunia fana ini yang penuh trik dan intrik juga sgala problema
saat kau bermasalah dengan keluarga, sekolah, atau pekerjaan
saat semua beban menumpuk didadamu, serasa ingin lari dari kenyataan
Sejenak lupakanlah semua masalah dan dunia yang memuakan
Kenyataan tak selalu seperti yang kita inginkan
Beban hidup memang terasa berat hadapilah semua dengan tegar
Untuk sejenak lupakanlah semua masalah dalam hidup ini
kubuka mata kulihat keadaan sekitar, kusadari dunia yang tak bersahabat
disaat harus berjuang menghadapi rutinitas yang memuakan
disaat harus menghadapi kenyataan yang pahit dan tak ada seorangpun menemanimu
disaat kau merasa dirimu tertekan, rendah dan tak berguna
meskipun sejenak menghilangkan kepenatanmu dari semua masalah
tapi mariyuana dan alcohol yang kau konsumsi bukanlah solusinya
Sejenak lupakanlah semua masalah dan dunia yang memuakan
Kenyataan tak selalu seperti yang kita inginkan
Beban hidup memang terasa berat hadapilah semua dengan tegar
Untuk sejenak lupakanlah semua masalah dalam hidup ini
tlah banyak waktu yang kubuang percuma, tlah banyak waktu yang kusiasiakan
andai waktu bisa ku ulang kembali, takkan kumelakukan kesalahan yang sama
terasa sepi dalam keramaian, terasa hampa dalam keceriaan
meskipun mencoba tersenyum tertawa namun sebenarnya dalam dirimu menangis
disaat amarah dan tangis menyatu menemani kekecewaanmu
terhadap hidupmu dan duniamu untuk sejenak bebaskan fikiranmu
Sejenak lupakanlah semua masalah dan dunia yang memuakan
Kenyataan tak selalu seperti yang kita inginkan
Beban hidup memang terasa berat hadapilah semua dengan tegar
Untuk sejenak lupakanlah semua masalah dalam hidup ini
Banyak aral rintangan menghadang didepan, banyak cobaan yang silih berganti
Memaksa kita untuk bertahan dan bersabar, terkadang membuat kita putus asa
Dalam menghadapi dunia fana ini yang penuh trik dan intrik juga sgala problema
saat kau bermasalah dengan keluarga, sekolah, atau pekerjaan
saat semua beban menumpuk didadamu, serasa ingin lari dari kenyataan
Sejenak lupakanlah semua masalah dan dunia yang memuakan
Kenyataan tak selalu seperti yang kita inginkan
Beban hidup memang terasa berat hadapilah semua dengan tegar
Untuk sejenak lupakanlah semua masalah dalam hidup ini
kubuka mata kulihat keadaan sekitar, kusadari dunia yang tak bersahabat
disaat harus berjuang menghadapi rutinitas yang memuakan
disaat harus menghadapi kenyataan yang pahit dan tak ada seorangpun menemanimu
disaat kau merasa dirimu tertekan, rendah dan tak berguna
meskipun sejenak menghilangkan kepenatanmu dari semua masalah
tapi mariyuana dan alcohol yang kau konsumsi bukanlah solusinya
Sejenak lupakanlah semua masalah dan dunia yang memuakan
Kenyataan tak selalu seperti yang kita inginkan
Beban hidup memang terasa berat hadapilah semua dengan tegar
Untuk sejenak lupakanlah semua masalah dalam hidup ini
tlah banyak waktu yang kubuang percuma, tlah banyak waktu yang kusiasiakan
andai waktu bisa ku ulang kembali, takkan kumelakukan kesalahan yang sama
terasa sepi dalam keramaian, terasa hampa dalam keceriaan
meskipun mencoba tersenyum tertawa namun sebenarnya dalam dirimu menangis
disaat amarah dan tangis menyatu menemani kekecewaanmu
terhadap hidupmu dan duniamu untuk sejenak bebaskan fikiranmu
Sejenak lupakanlah semua masalah dan dunia yang memuakan
Kenyataan tak selalu seperti yang kita inginkan
Beban hidup memang terasa berat hadapilah semua dengan tegar
Untuk sejenak lupakanlah semua masalah dalam hidup ini
catatan....di lautan nikmat
Tentunya nikmat Allah SWT lah yang disebutkan dalam sajak ini. Nikmat Allah itu sangat luas tentunya, rangenya dari nikmat yang dapat diraba dan dilihat maupun nikmat yang hanya dapat dirasa. Dalam bahasa akuntansi nikmat itu cangkupannya dari tangible sampai intangible, dimana kedua-duanya harus dicatat di sisi Aktiva atau bagian Asset lebih lengkapnya, oleh setiap insan manusia.... Seperti halnya asset, nikmat itu bisa didebet alias bertambah ataupun dikredit yang artinya dikurangi. Dan aku percaya bahwa hanya Yang Maha Adil yang mempunyai hak preogratif untuk mendebet ataupun mengkreditkan nikmat.
Selama ini kadang kita terjebak pada pengejawantahan nikmat dalam bentuk yang tangible, sekedar rejeki, sekedar harta, sekedar kedudukan, sekedar kepintaran, kesehatan, dan materi. Padahal kalau kita sedikit meluangkan waktu untuk merenung, setiap tarikan nafas kita adalah nikmat Allah SWT. Bahkan masalah yang sedang kita hadapipun adalah salah satu bentuk nikmatNya kepada cucu Adam ini. Bahwa setiap cobaan dan ujian adalah nikmat dicintai Nya, karena setiap cobaan dan ujian adalah bukti cinta Ilallahi kepada umatNya. Maka sudah semestinya kita bersyukur atas setiap ujian Allah.
Bahwa saat inipun kita sedang berada dibiduk kita, berlayar dilautan nikmat tanpa batas...tanpa ujung. Lautan nikmat yang siap untuk diteguk sebanyak-banyaknya, tergantung apakah kita insani mau menjadikan nikmat ini sebagai karunia yang layak di syukuri atau kita ingkari.
Selama ini kadang kita terjebak pada pengejawantahan nikmat dalam bentuk yang tangible, sekedar rejeki, sekedar harta, sekedar kedudukan, sekedar kepintaran, kesehatan, dan materi. Padahal kalau kita sedikit meluangkan waktu untuk merenung, setiap tarikan nafas kita adalah nikmat Allah SWT. Bahkan masalah yang sedang kita hadapipun adalah salah satu bentuk nikmatNya kepada cucu Adam ini. Bahwa setiap cobaan dan ujian adalah nikmat dicintai Nya, karena setiap cobaan dan ujian adalah bukti cinta Ilallahi kepada umatNya. Maka sudah semestinya kita bersyukur atas setiap ujian Allah.
Bahwa saat inipun kita sedang berada dibiduk kita, berlayar dilautan nikmat tanpa batas...tanpa ujung. Lautan nikmat yang siap untuk diteguk sebanyak-banyaknya, tergantung apakah kita insani mau menjadikan nikmat ini sebagai karunia yang layak di syukuri atau kita ingkari.
Langganan:
Postingan (Atom)